Les Privat Creya Edu

5 Hal yang Perlu Di miliki Anak Untuk Menjadi Tangguh

5 Hal yang Perlu Di miliki Anak Untuk Menjadi Tangguh

5 Hal Yang Perlu Dimiliki Anak Untuk Menjadi Tangguh. – Menjadi orang tua adalah hal yang paling membahagiakan. Karena orang tua sedikit demi sedikit melihat tumbuh kembang si kecil. Agar seorang anak tumbuh sehat dan aktif, seorang ayah atau ibu harus melakukan beberapa persiapan. Yang perlu ayah dan ibu persiapkan adalah kesehatan dan kecerdasan bayi.

Dua hal tersebut dapat orang tua siapkan dengan diet yang tepat untuk meningkatkan kekebalan dan dengan sabar mengajari anak itu. Selain dua hal di atas, kami menemukan bahwa kekuatan mental yang kuat merupakan syarat penting bagi anak untuk mengatasi hambatan di masa depan. Berikut 5 hal yang perlu dimiliki anak untuk menjadi tangguh pada masa yang akan datang:

Tangguh

Berikan anak kesempatan untuk berjuang. Harus ada kesempatan dimana dia mengasah daya juangnya, sikap itu untuk menjadi ketekunan dan kegigihannya. Dan untuk orang tua jangan terlalu banyak menyelamatkan. Jika begitu, anak tidak pernah ada kesempatan untuk merasakan tantangan dan kesulitan dimana dia bisa mencoba kemampuannya sendiri. Locus of control ada dua yaitu  eksternal dan internal. Contohnya jika anaknya jatuh yang di salahin adalah lantai. Itu adalah salah satu contoh dimana locus of control bentuknya eksternal. Jadi locus of control adalah hal-hal yang di kaitkan sebagai penyebab atau yang mendorong terjadinya suatu kejadian. Jadi ketika kita membuat anak untuk tidak mudah menyerah, kita harus selalu gali. Itu adalah cara untuk membuat locus of control internal berkembang dengan baik.

Baca Juga : Jangan Sembarangan, Ini 5 Tips Cari Kursus Privat Membaca-Berhitung

 

Mandiri

Sama seperti di atas, harus ada kesempatannya juga. Harus hati-hati dengan pemikiran. Jangan sampai kita cuma memberikan kesenangan sesaat sementara anak akan ada kehidupannya di masa depan. Yang mana skillnya itu di tempa dari sekarang kemudian baru kemandirian. Ada kesempatan mulai dari hal-hal kecil seperti keseharian di rumah. Hal-hal biasanya yang harus kasih tahu pada orang tua adalah mulai dari aktivitas bantu diri segala aktifitas yang berkaitan dengan kepentingan sendiri. Sehingga anak terbiasa untuk mengandalkan dirinya sendiri. Tidak mudah cepat minta bantuan kepada orang lain. Jadi sebenarnya melatih anak mandiri itu bisa dari usia bayi.

Artikel Terkait :  Belajar Baca, Berhitung dan Mengenal Benda Untuk Usia Dini

Berani Berpendapat

Segala selalu bermula dari rumah. Biasakan anak untuk berpendapat, menanyakan pendapat dan ketika dia sudah mengeluarkan pendapat, jangan menyalahkan anak. Jadi ada kesempatan selalu berpendapat, di tanya, dan di dengarkan. Contohnya guru disekolah dorong anak untuk berpendapat dan mengajarkan anak bagaimana menyampaikannya dengan sopan.

Baca Juga : Cara Mengatasi Anak Malas Belajar, 5 Cara Ini Dijamin Manjur!

 

Berpikir Kritis

Ciri- ciri anak kritis adalah biasanya selalu mempertanyakan. Jadi anak kritis seringkali di keluhkan sebagai anak yang suka membantah karena ada hal-hal yang menurut dia butuh penjelasan terlebih dulu. Bagaimana mendidik supaya anak kita menjadi anak yang kritis? Hampir sama seperti sebelumnya. Kritis Ini harus kita gali. Misalnya seperti pikiran tidak ada semangat bekerja. Untuk semangat kerjanya dia harus menggali sendiri ide-ide yang ada. Biasanya berupa pertanyaan.

Asertif

Anak yang asertif itu mampu mengungkapkan pendapatnya. Apa yang ia mau dan yang ingin ia rasakan tanpa menyinggung orang lain. Kita perlakukan anak sedemikian rupa sehingga dia tahu asertif. Ketika kita keberatan dengan perilaku dia, kita harus bilang. Kalau begitu anak akan jadi terbiasa yang diperlakukan dengan asertif yang datang dari kita dan akan di serap serta di pakai. Kita pun juga harus mencerminkan sikap asertif itu. Jadi anak itupun akan belajar secara secara tidak langsung apa itu asertif. Nanti dia akan pakai itu dengan pengalaman seperti itu. Perlu dilakukan dan juga diimbangi dengan praktek langsung. Jadi anak merasakan bagaimana menerima perlakuan asertif sehingga nanti dia menerapkannya kepada orang lain. Jadi ini penting juga buat orang tua untuk menunjukkan contoh bersikap asertif di sosial media.

Artikel Terkait :  Tips Menghadapi Anak Kinestetik

Salah satu kunci yang penting adalah ciptakan kesempatan menunjukkan untuk anak bahwa dia bisa merasakan. Semoga di artikel ini dapat membantu para orang tua mengenai bagaimana tips membesarkan anak yang tangguh. Dan ingatlah jika ingin belajar itu, harus kita mulai dari rumah. Orangtua adalah contoh terbaik bagi anak-anak dan ingat bahwa tujuan mendidik anak itu untuk menjadi tangguh di masa depan mereka sendiri.

 

Baca Juga : 10 Kesalahan Pola Asuh Anak Yang Sering Dilakukan Orang Tua

 

Jika Anda sedang membutuhkan seorang guru pengajar untuk anak anda, khususnya untuk membimbing anak Anda mengenai calistung, Creya Edu bisa jadi solusi untuk Anda. FREE STARTER KIT dan DISKON 10% UNTUK KELAS ONLINE.

Daftar sekarang dengan mengunjungi website > Les Privat Calistung

Atau hubungi nomor Whatsapp di 0878-8216-4762

 

Daftar Isi

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Sekarang!
1
Scan the code
Halo, terima kasih telah mengunjungi website Creya Edu. Ada yang bisa kami bantu? ☺️